Dignity Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Marinda Study Center menyelenggarakan Youth Leader Camp bagi pemuda usia 23–35 tahun dengan tema “Paradigma Para Pendiri Bangsa.” Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran intensif dan reflektif untuk memperdalam pemahaman generasi muda terhadap warisan pemikiran para pendiri bangsa Indonesia. Kegiatan ini juga disponsori oleh PLN Indonesia Power sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan untuk turut serta membangun para calon pemimpin bangsa.
Youth Leader Camp ini akan mengulas gagasan dan kontribusi tokoh-tokoh utama seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, Mohammad Yamin, H.O.S. Tjokroaminoto, serta Pangeran Diponegoro, di samping tokoh-tokoh penting lainnya. Melalui pendekatan dialogis dan partisipatif, peserta akan diajak menelaah pemikiran tentang nasionalisme, demokrasi, keadilan sosial, kedaulatan rakyat, serta etika kepemimpinan yang menjadi fondasi berdirinya Republik Indonesia.
Program ini tidak hanya berfokus pada aspek historis, tetapi juga pada relevansi gagasan para pendiri bangsa dalam menjawab tantangan kontemporer, seperti krisis kepemimpinan, polarisasi sosial, dan disrupsi global. Peserta akan mengikuti sesi diskusi tematik, studi teks, simulasi kepemimpinan, serta forum refleksi strategis yang mendorong lahirnya gagasan dan komitmen nyata untuk pembangunan bangsa.
Ketua panitia menyampaikan bahwa Youth Leader Camp ini merupakan upaya membangun ekosistem kepemimpinan muda yang berakar pada nilai-nilai kebangsaan dan integritas moral. “Kami percaya bahwa masa depan Indonesia membutuhkan pemimpin yang tidak hanya cakap secara teknokratis, tetapi juga kokoh secara ideologis dan etis,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, Dignity Indonesia dan Yayasan Marinda Study Center berharap dapat melahirkan generasi pemimpin muda yang memiliki kedalaman intelektual, kepekaan sosial, serta keberanian moral untuk melanjutkan cita-cita luhur para pendiri bangsa.


